tanpa tinta pena kertas tidak akan berwarna,tanpa seorang guru kita tidak akan penuh warna dalam dunia pendidikan.
Rabu, 21 Oktober 2015
Berjuang berbeda dengan Pejuang
19 tahun yang lalu aku berada di dekat ibu dan ayahku,ketika aku berumr 8 tahun aku menginjakan kaki di kota aku menunut ilmu di kota pergaulanku juga di kota hinga aku tumbuh dewasa sampai sampai aku tidak pernah pulang kekmpung halamanku.waktuku kecil hidupku seperti bidadari kecil yang di manja apapun yang aku inginkan akan terwujud tidak pernah merasakan apa yang itu sakit sakit apa itu caci maki dan apa itu hinaan yang aku tau orang tanteku menyayangiku,dia tidak pernah marah kepadaku sedikitpun.hingga aku aku tumbuh remaja aku mulai merasakan apa yang tidak aku rasakan ketika aku masih kecil,aku menyesal mengapa aku harus tinggal dengan orang orang yang menurutku hanya membuatku sakit hati dan menahan hati mereka tidak pernah memikirkan perasaanku sama skali mereka hanya bisa engunggkapkan kata kata kasar.air mata tidak pernah abisuntuk menanggis terkadang aku seperti orang yang selalu salah dimata mereka aku inin menjawab apa yang harus aku jawab tapi hanya sia sia aku akan tetap salah.setiap hari yang aku rasakan hanya keterkekangan serba salah tidak ada benarnya apa yng aku lakukan sekarang.ketika SMA pun tiba keadaan semakin para yang aku rasakan,untuk sekolah pun susah mencari uang untukkeperluan sekolah dengan berjualan pulsa,menjual gambaran karyaku sendiri,3 tahun lamanya aku di SMA masa masa sulit itu aku lewati demi untuk bersekolah tanpa uang saku sedikitpun untukku tapi aku tetap semangat sekolah beesyukur karena itu adalah cobaan dari Allah SWT,ketika pulang sekolah bukan seperti teman-temaanku lempar tas dikamar lalu tidur berebda denganku ketika pilang sekolah banyak sekali aktivitas yang aku lakukan terkadang baju sekolahpun tidak di lepas .ketikatamat sekolah aku berharap dapat masuk di perguruan negeri tapi nasib berpihak lain aku hanya bisa masuk di swasta keadaanku semakin dituntut untuk menjadi lebih baik tapi seperti memaksa apa yang aku lakukan akan salahdi tuntut mencari kerja ketika bayaran semester untuk kuliah sangat sulit yang aku rasakan.saran saya ketika anda ingin kuliah tolong liat situasi anda sekarang apakah mempunyai keuangan yang mencukupi tidak masalah akan tetapi berfikirlah jika kalian akan tinggal dengan tante om uwak atau siapapun karena seseorang it berbeda dengan orang tua kalin sendiri karena orang tua tidak akan menuntutmu untuk menjadi keset kaki yang di injak injak .kita hidup dengan orang lain hanya yang anda rasakan rasa sakit hati dan keceewa.maka dari itu sebelum kalian melamjutkan kuliah kalian terlebih dahulu menyiapkan uang yaitu bekerja terlebih dahulu,jika kalian hanya mengandalkan satu orang bagaimana kalian akan sampai pada titik erang yang sebenarnya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar